Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juli 2016

8 Tips Utama Menjadi Penulis Sukses Ala Asma Nadia, Sang Novelis Legendaris Indonesia

HIJABERSWORLD.COM---Apakah Sobat termasuk muslimah yang bercita-cita menjadi penulis terkenal dan memiliki karya bermanfaat yang dibaca oleh jutaan orang? Jika iya, tetaplah lanjut membaca ulasan ini. Mungkin akan berguna dalam memberikan suntikan motivasi untuk mencapai impian. Pada kesempatan ini kita akan mengambil pelajaran sukses menjadi penulis ala Asma Nadia, salah satu penulis produktif yang concern pada karya Islami.

Kumpulan karya Asma Nadia. Photo via asmanadia.net


Sukses merupakan sebuah keberuntungan, namun bukan kebetulan. Tidak ada yang bisa sukses tanpa usaha. Segala sesuatunya butuh perjuangan. Kesuksesan hanya akan dihadiahi dan berpihak kepada orang yang mau berjuang. Begitu juga dengan Asma Nadia. Beliau tidak berhasil dengan satu atau dua langkah. Keberhasilan yang saat ini berpihak padanya telah dilalui dengan berbagai usaha. Bagaimana perjuangan Asma Nadia mencapai kesuksesan? Berikut tips-tips sukses Ala Asma Nadia :

Niat Menulis dan Misi Mulia
Pertama, perhatikan niat untuk menulis. Banyak yang terobsesi  untuk menjadi penulis terkenal, karya-karyanya menjadi best seller. Sebenarnya wajar, namun alangkah baiknya meniatkan menulis untuk ibadah sebagaimana yang menjadi niat Asma Nadia. Asma menulis untuk ibadah. Itulah sebabnya, banyak hasil karya Asma yang mengandung unsur agama. Asma secara tidak langsung beribadah melalui tulisan-tulisannya dan menebarkan manfaat untuk umat manusia. Bukan sekedar menulis dan menghibur.

Berlatih Menulis Setiap Hari
Seorang yang ingin jadi pelari rajin berlari, seorang perenang rajin berenang, seorang penyayi rajin menyanyi. Nah, begitupun seorang penulis harus rajin menulis. Latihan merupakan proses menjadi lebih baik. Jadi jika ingin jadi penulis, menulislah setiap hari.  Tidak penting memikirkan apakah tulisan tersebut bagus atau tidak. Semua akan berjalan dalam proses. Tulis saja apa yang ingin di tulis.

Membaca Minimal 3 Buku Perminggu
Hal yang tidak kalah penting selanjutnya adalah rajin membaca. Dengan membaca, kita bisa belajar dari apa yag ditulis oleh penulis yang sudah jadi. Membaca produk tulisan merupakan belajar menulis secara nyata. Selain itu, menulis juga menambah wawasan. Semakin banyak membaca, semakin terbuka fikiran untuk menulis. Asma Nadia setidaknya membaca 3 buku setiap minggu.

Rajin Mengamati dan Melakukan “Traveling”
Wawasan dan ilmu tidak hanya bisa didapat dari apa yang tersurat pada tulisan. Namun juga bisa didapat dari mengamati pengalaman. Memperhatikan alam dan traveling adalah salah satu caranya. Banyak hal di sekitar kita yang bisa menjadi bahan pengamatan mulai dari kehidupan sosial dan agama. Konflik-konflik yang terjadi bisa menjadi sesuatu yang bisa diangkat menjadi sebuah karya. Jalan-jalan juga bisa menambah referensi kita dalam menulis sebab jalan-jalan memberi kita pengalaman nyata yang bisa diceritakan. Tidak salah Asma Nadia begitu produktif sebab telah mengunjungi 59 negara dan 270 kota di dunia.

Jangan Pernah Merasa Hebat
Ketika sebuah karya kita diapresiasi jangan lantas menjadi besar kepala dan sombong lalu mulai enggan belajar. Seorang penulis pantang merasa cukup. Setiap harinya adalah belajar untuk mendapatkan wawasan baru dan menghasilkan karya yang lebih baik. Tetaplah low profil sebagaimana Asma Nadia. Sikap low profil membuat Asma mampu bertahan selama bertahun-tahun di dunia kepenulisan. Jangan keberatan saat orang ingin berbagi masalah, ataupun berbagi pengalaman. Jadikan segalanya pembelajaran dan bahkan inspirasi dalam menulis.

Menuliskan Mimpi
Ternyata salah satu inspirasi Asma dalam menulis didapat dari mimpi-mimpinya. Asma selalu berusaha mengingat mimpinya dan langsung menulisnya begitu terbangun. Bagi Asma mimpi merupakan salah satu inspirasi untuk menulis cerita.

Tidak Jera Mengirim Ke Penerbit
Untuk bisa menjadi seorang penulis, menyerah adalah pantangan yang sangat fatal jika dilanggar. Butuh kesabaran dan kontinuitas dalam mengirimkan tulisan ke media ataupun penerbit. Penulis-penulis terkenal dulunya tidak begitu saja langsung dikenal, namun telah ditolak berkali-kali. Jika saja dahulu mereka menyerah kita tidak akan membaca karya-karya hebat tersebut saat ini.

Barangkali banyak saat ini sebenarnya karya yang lebih bagus, yang lebih menarik, namun karena penulisnya menyerah, karya-karya tersebut akhirnya menjadi terabaikan karena penulisnya putus asa mengirimkan ke penerbit. Rajin-rajinlah mengirimkannya. Jangan biarkan karya besarnya menjadi file saja dan tidak mendapatkan kesempatan untuk dibaca.

Diskusi Dengan Penulis
Sharing dengan penulis lain adalah tips selanjutnya. Jangan malu mempelihatkan karya pada orang lain dan mintalah mereka mengkritiknya. Dengan demikian, kita akan mendapatkan perbaikan demi penyempurnaan tulisan. Ingat, jangan sensi dengan kritikan. Terimalah sebagai ilmu baru.

Bagaimana Sob? Sudah siap melangkah dan membuat jalan mimpi seperti Asma Nadia? Menulislah dari sekarang dan jangan pernah menyerah ya sebelum harapan menjadi kenyataan. (HW / "1" Ichie )

Senin, 04 Juli 2016

6 Ciri Khas Fashion Yang Wajib Ada Dalam Rancangan Ria Miranda

HIJABERSWORLD.COM---Demi menunjang kesadaran untuk berhijab dikalangan wanita muslimah, para desainer busana muslimah terus bermunculan. Para desainer terus menciptakan kreativitas-kreativitas baru dalam rancangan mereka agar muslimah berhijab juga bisa berpenampilan modis dan trendi. Meskipun mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk memberikan inovasi yang lebih modern pada fashion hijab, namun masing-masing desainer tetap mempunyai konsep dan ciri khas masing-masing.

Diantara menjamurnya para desainer muslimah saat ini di Indonesia, salah satu desainer yang cukup berpengaruh adalah Ria Miranda. Jika Sobat hijaber sejati, pasti Sobat tahu kan siapa itu Ria Miranda. Wanita berdarah Minang ini merupakan salah satu pendiri Hijabers Community, salah satu komunitas hijaber terbesar dan ternama di Indonesia.

Ria Miranda. Photo via riamirandadiary.com


Awal debut Ria Miranda dalam dunia fashion adalah pada tahun 2009. Saat itu untuk pertama kalinya Ria membuka clothing line bernama Shabby Chic. Perkembangan bisnisnya cukup pesat sehingga saat ini Ria telah memiliki 18 cabang butik di 14 kota di Indonesia. Nama butiknya adalah House of Riamiranda. 

Selain di butik, penjualan produk juga dilakukan melalui jejaring sosial sehingga mudah sekali tersebar pada konsumen. Rancangan Ria Miranda termasuk salah satu rancangan yang paling diminati oleh para wanita berhijab di Indonesia. Kenapa demikian? Bagaimana sih ciri khas fashion dan hijab ala Ria Miranda?

Ready to Wear
Brand Ria Miranda adalah busana yang ready to wear yaitu pakaian yang sudah dijahit dan bisa langsung dipakai dengan desain simple dan clean cut. Produknya mulai dari outer, celana panjang, rok panjang serta gaun.

Menimbulkan Kesan Feminis dan Elegan
Konsep yang diusung Ria dalam setiap rancangannya adalah feminime dan elegan. Ria ingin memberikan citra wanita seutuhnya pada setiap muslimah yang memakai karyanya. Untuk memberikan kesan feminim tersebut, rancangan Ria identik dengan detail-detail feminim seperti draperi, ruffle, dan rajutan.

Bagi Ria, setiap wanita harus tampil elegan, anggun dan feminim sebagaimana seharusnya. Jadi setiap karya yang diciptakan Ria akan memberikan kesan feminim atau lembut namun tetap elegan dan powerful.

Warna-Warna Pastel
Untuk memberikan kesan feminim, lembut dan elegan. Ria memilih warna-warna pastel yang lembut. Pemilihan warna-warna pastel ini membuat muslimah menjadi lebih sederhana, tidak mencolok dan berusaha mencari pusat perhatian namun tetap anggun dan berkesan. Meskipun ada pada beberapa rancangan yang menggunakan warna-warna sedikit kuat, namun selalu ada kombinasi warna pastelnya, sebab inilah ciri paling khas dari karya Ria Miranda.

Unsur Budaya Minang
Untuk rancangan-rancangan tertentu, Ria juga sangat sering memasukkan kebudayaan Indonesia dalam karya-karyanya, terutama budaya Minangkabau yang merupakan tanah kelahirannya. Ria menggunakan kain songket namun dbalut dengan gaya modern.

Namun tetap mengkombinasikannya dengan warna-warna pastel sebagai ciri khasnya. Produk yang memasukkan unsur budaya Minangkabau ini diberi nama Takana. Ria berharap dengan brand ini para wanita muda tetap bisa mengenal, menghargai dan bahkan memakai pakaian bernuansa traditional.

Hijab Simple
Untuk penggunaan hijab, Ria lebih menyukai memadu padankan setiap busana rancangannya dengan hijab yang simpel. Yang banyak dipilih adalah hijab segiempat yang dikreasikan dengan cara yang simpel, rapi namun tetap elegan.

Anti Warna Gelap
Ria sangat konsisten dengan warna-warna pastel yang lembut pada setiap karya. Bahkan bukan hanya warna baju dan hijab saja yang pastel, dari sepatu tas atau apapun itu anti sekali dengan warna gelap sebab menurut Ria, warna gelap tidak sesuai dengan karakternya.

Nah itu dia Sob, ciri khas busana rancangan Ria Miranda. Mengutamakan tampilan feminism, elegan dan lembut dengan ciri khas utama adalah pemilihan warna pastel. Semoga  bisa menjadi salah satu referensi fashion bagi Sobat ya. [ HW / "1" Ichie ]

Sabtu, 02 Juli 2016

5 Fakta Tentang Jenahara, Desainer Hijab dan Baju Muslim Indonesia

HIJABERSWORLD.COM---Dari banyaknya fashion desainer khusus hijab saat ini di Indonesia, salah satu nama yang sangat diperhitungkan adalah Jenahara. Apa Sobat sudah kenal dengan sosok perancang busana berbakat ini? Saat ini Jenahara mengisi salah satu acara hijab di salah satu TV swasta bersama Zaskia Sungkar, yang juga hijab fashion desainer.

Jenahara. Photo via pikore/jenahara


Buat Sobat yang belum kenal, atau yang ingin lebih kenal sosok Jenahara, berikut fakta-fakta hidup tentang Jenahara mulai dari merintis karier di dunia fashion hingga menjadi desainer yang berpestasi.

Sekilas Tentang Keluarga Jenahara
Jenahara memiliki nama lengkap Nanida Jenahara Nasution. Jehan, begitu dia biasa disapa, lahir pada 28 Agustus 1985. Tahukan Sobat? Jenahara ini merupakan anak dari salah seorang aktris yang juga perancang dan pengusaha busana muslimah ternama. Dia adalah Ida Royani. Ternyata darah desainer mengalir dari Ibunya Jehan. Suami Jehan, begitu ia biasa dipanggil, adalah chef terkenal, Ali Galih.

Awal Berhijab, Dijauhi Teman
Hidayah memakai hijab bagi Jenahara ternyata sudah muncul sejak Jehan berusia belia, tepatnya sewaktu dia berusia 13 tahun. Sayangnya, saat itu belum banyak kaum wanita yang memakai hijab, belum banyak fashion hijab yang cukup menunjang penampilan muslimah. Akibatnya, Jehan malah dijauhi teman-temannya.

Mulai dari dianggap terlalu ekstrim dalam beragama hingga dianggap tidak bisa diajak gaul ala anak-anak muda. Apakah hal ini berpengaruh pada Jehan? Ya, sebagai remaja yang masih labil waktu itu, asumsi-asumsi orang-orang sedikit membuat Jehan khawatir hingga sempat berniat lepas hijab.

Namun Jehan terus meyakinkan hatinya. Bahwa berhijab merupakan kewajiban mutlak seorang perempuan. Seorang wanita berhijab karena Allah bukan untuk mendapatkan penilaian dari manusia, Dengan terus meyakinkan hati, akhirnya keinginan untuk lepas hijab tersebut tidak pernah terbesit lagi.

Awal Memasuki Dunia Fashion
Hidup di lingkungan fashion yang digeluti ibunya, membuat Jehan terbiasa dengan dunia fashion dan mulai tertarik untuk ikut menggelutinya juga. Jehan senang melihat ibunya merancang busana-busana khusus untuk muslimah. Hal tersebut juga didukung oleh bakat menggambar Jehan yang sudah mulai terlihat sejak dia berumur tiga tahun.

Namun meskipun terlahir dari seorang desainer dan pengusaha muslimah kondang, Jehan tidak mau menjadi bergantung pada ibunya dan mendompleng nama besarnya. Jehan ingin berkarya sendiri dengan kemampuannya sendiri. Untuk menunjukkan keseriusaanya, Jehan bahkan belajar fashion di Susan Budiharjo Fashion Design School.

Sejak tahun 2006, Jehan sudah mulai merancang konsep fashion yang ingin digelutinya. Namun karena belum banyak yang berhijab saat itu, konsep tersebut belum bisa direalisasikan. Tahun 2011 barulah karya Jehan mulai diperkenalkan dengan brand Jenahara.

Prestasi Jenahara di Bidang Fashion
Kiprah Jenahara di bidang fashion termasuk sangat cemerlang. Saat ini butik-butik besarya telah tersebar di berbagai kota besar seperti Bandung, Jakarta, Makassar, dan Samarinda. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah keikutsertaan Jehan sebagai salah satu desaigner perwakilan Indonesia dalam Hongkong Fashion Week. Jehan juga berkesempatan menampilkan karyanya di Thailand dan Milan.

Oh iya, Sobat pasti tahu komunitas Hijabers Community? Hijabers Community merupakan sebuah komunitas khusus untuk wanita berhijab yang saat ini anggotanya sudah puluh ribuan di seluruh Indonesia. Nah, Jehan merupakan salah satu pendirinya sekaligus salah satu ketuanya bersama desaigner-desaigner kondang lainnya seperti Dian Pelangi, dan Ria Miranda.

Ciri Khas Brand Jenahara
Sebuah brand menjadi terkenal dan disukai bukan hanya karena modelnya yang bagus, namun juga dari keunikan rancangannya. Sebuah brand harus memiliki ciri tersendiri yang membuatnya berbeda dari merek lainnya. Untuk Jenahara, konsep busana yang diusung Jehan adalah unik, clean cut, edgy dan bisa mix match. Rancangannya lebih berani dengan potongan asimetris dan provokatif.

Nah, Sobat, itulah sekilas tentang salah satu desaigner berprestasi dan berbakat yang dimiliki Indonesia. Semoga bisa menginspirasi kita ya Sob.[ HW / "1" Ichie ]

Jumat, 01 Juli 2016

Kata-Kata Inspirasi, Bijak dan Motivasi Pilihan Dalam Jilbab Traveler : Love Sparks In Korea

HIJABERSWORLD.COM---Antusias masyarakat muslim Indonesia khususnya para penggila film sudah berdengung di mana-mana. Hal ini berhubungan dengan dirilisnya beberapa film baru yang berbarengan dengan moment Ramadhan dan menambah semarak liburan Lebaran. Selain ada film sekuel terbaru dari Habibi Ainun berjudul Rudy Habibie yang mulai tayang sejak dua hari lalu ( 30 Juni 2016 ), dalam hitungan hari akan disusul oleh film Jilbab Traveler : Love Spark In Korea. ( Untuk informasi dan jadwal tayangan Jilbab Traveler di bioskop, Sobat bisa membaca selengkapnya di sini )

Jika film Rudy Habibie tentang kisah perjuangan, hidup, mimpi dan cinta BJ Habibie semasa muda, Jilbab Traveler ini sebagian besar merupakan inspirasi kisah nyata dari perjalanan dan warna warni mimpi Asma Nadia. Di balut dengan cerita yang unik, gaya sastra yang indah dan berlatar Korea, film ini tidak pelak lagi digandrungi para remaja.


Selain alur kisah yang menarik, terdapat banyak inspirasi dan motivasi dalam Jilbab Traveler. Asma Nadia selalu melengkapi karyanya dengan kata-kata motivasi Islami, tak terkecuali dengan Love Spark In Korea ini. Disarikan dari novel Jilbab Traveler : Love Spark in Korea, berikut kata-kata inspirasi, bijak dan motivasi Islami tentang cinta, impian, perjuangan dan romantisme kehidupan yang bisa menjadi renungan  :

" Banyak cara orang mendapatkan hidayah dan cinta, bukankah Allah yang menghidupkan dan mematikan mereka juga Maha Luas Cinta-Nya? Setitik dari cinta yang telah diturunkan telah menggugah bagian terdalam jiwa. Membebaskannya dari jeruji hitam putih yang selama ini mengurung."

" Sungguh. Sia-sia cinta memberimu sayap jika kau tak pandai terbang. Sia-sia juga cinta memberimu kebahagiaan jika kau tak cakap memaknai. Tapi betapa berartinya cinta jika kau sandarkan rasa itu kepada Dia yang begitu sempurna meletakkannya di hatimu."

" Pernikahan adalah ibadah, dan setiap ibadah bermuara pada cinta-Nya sebagai tujuan. Sudah sewajarnya setiap upaya meraih cinta-Nya dilakukan dengan sukacita."

" Cinta bisa mengilat atau memudar seiring tahun-tahun pernikahan. Kesatuan dan kekuatan iman akan menjaga agar langgeng dan tak tertelan masa. Kesamaan fondasi keluarga saat prahara muncul untuk menggoyahkan sakinah."

" Perempuan boleh punya penghasilan besar, tapi isteri yang sholihah tidak akan tinggi hati apalagi meremehkan suami. Terlebih jika suami berusaha dan memberi nafkah. Kewajiban taat kepada imam dalam keluarga tidak berkurang meski penghasilan isteri lebih besar berkali-kali lipat. Isteri yang sholihah menyadari jika sangat mungkin pada besarnya rezeki Allah berikan, ada titipan bagi sang suami dan anak."

" Suami yang sholih pun tidak akan rendah diri atau kehilangan marwah sebagai imam keluarga, meski penghasilan isteri lebih besar. Takwa tak ada urusanna dengan tingkat pendapatan seseorang. Lelaki tetap punya tanggung jawab memimpin isteri dan anak sehingga mereka bisa sama-sama ke surga."

" Bagi traveler, kehilangan sesuatu di perjalanan, pasti pahit, bahkan bisa merusak semua rencana yan sudah disusun. Tapi keikhlasan akan membuat satu dua kehilangan atau peristiwa tak diinginkan yang sangat mungkin terjadi-tak menguapkan semua keceriaan selama perjalanan."

" Seorang perempuan tahu dia telah menemukan laki-laki yang tepat untuk melabuhkan hati saat dia merasa nyaman berada di sisinya, bahkan meski sekadar memikirkannya."

" Ada banyak hal di dunia ini yang membuat kita tidak mengerti. Orang boleh saja kaya, tampan, tapi tidak lantas membuat kita jatuh cinta."

" Sebagian muslimah sering terkungkung dengan perkara pantas atau tidak pantas. Padahal jika masih wajar dan bukan hal-hal yang dilarang Allah, tidak berlawanan dengan norma umum di masyarakat, kenapa harus pusing dengan tanggapan pantas atau tidak di mata orang? "

" Kematian adalah puncak. Tuntasnya kerinduan seorang hamba kepada Rabb-nya ."

" Hidup tak usah diratapi karena ujian adalah kemestian. Berusaha saja. Berjuang menaklukkan berbagai halangan yang memberi jarak mimpi-mimpi dan dirimu."

" Kenapa harus bertahan jika seseorang bisa pergi dan menukar kesedihan dengan kebahagiaan? "

" Allah, penuhi hatiku dengan cinta-Mu. Cukupkan aku dengan-Mu. Jadikan aku fakir hanya kepada-Mu."

" Setiap perjalanan seharusnya menambah keimanan, bukan menyisakan kegalauan demi kegalauan."

" Ketika satu pintu tertutup, besar kemungkinan Allah sedang membuka gerbang-gerbang yang lain. Deret pintu menuju banyak mimpi yang menunggu dimasuki. Namun, mustahil terlihat jika hati dan pikiran seseorang terus terbelenggu pada satu yang tertutup."

" Semangat hidup dan mimpi-mimpi tak harus pergi hanya karena orang yang kita kasihi menghadap Ilahi."

" Jangan bicara cinta pada burung-burung sebelum kau yakin tumbuh sayap yang menerbangkan hasratmu pada cintaNya "

" Bukan secangkir kopi apalagi ucapan seremoni tapi cinta yang membawaku terbang tinggi "

Cukup banyak rangkaian kata dan kalima yang berkesan dalam buku Jilbab Traveler. Terakhir, ada kata-kata kutipan yang sangat berkesan tentan arti sebuah persahabatan dalam Islam. Kata-kata tersebut dikutip Asma Nadia dari hadits Nabi Saw yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim yaitu :

" Perumpamaan teman yang sholih dan teman yang jahat adalah seperti orang yang membawa minyak misik (harum) dan orang yang meniup bara pandai besi. Orang yang membawa minyak misik mungkin akan memberikannya kepadamu, atau engkau akan membelinya atau engkau merasakan bau harum darinya. Adapun peniup bara api pandai besi, mungkin akan membakar pakaianmu, atau engkau akan merasakan bau yang busuk darinya."

[ Update Versi Film ]
Tambahan Kata-Kata Mutiara Dalam Film Jilbab Traveler

Tepat tanggal 07 Juli 2016, 2 hari setelah film Jilbab Traveler dirilis, saya membeli tiket di XXI bersama 3 orang saudara. Nah, berdasarkan pengalaman menonton Jilbab Traveler versi layar lebar ada beberapa perbedaan jalan cerita. Juga menurut saya ada kata-kata mutiara dalam film Jilbab Traveler yang belum pernah saya baca di novelnya. Rasanya memang tidak ada di novel atau memang saya yang lupa ya karena ending ceritanya juga berbeda. Ini dia satu kata-kata mutiara dan bijak yang baru saya dengar di filmnya yang cukup berkesan menurut saya :

" Setiap langit memilih bintangnya dan dia bukan bintang di langit saya, " kata-kata ini diucapkan Hyun Geun ketika Rania hendak berlari keluar dari gedung acara ulang tahun Jeong Hwa saat kaget mendengar pengumuman hubungan Jeong Hwa dan Hyun Geun akan diresmikan.

Selebihnya, kata-kata khas Jilbab Traveler di bagian akhir cerita :

" Kamu mencuri mimpi-mimpiku dan aku suka, " yang dalam novel diucapkan Hyun Geun pada Rania tapi dalam versi film sebaliknya, diucapkan Rania pada Hyun Geun di atas sebuah bukit untuk meyakinkan tentang pelabuhan cintanya bukanlah pada Ilhan.

Nah, Sobat Hijabers, di atas beberapa kalimat inspirasi dan motivasi yang terdapat dalam film dan juga buku Jilbab Traveler : Love Spark In Korea karya Asma Nadia versi Hijabers World. Adakah diantaranya yang berkesan di hati dan pikiran Sobat? Semoga menginspirasi bagi Sobat yang ingin  menjadi jilbab atau hijab traveling ya.[ HW/Elshabrina ]

Rabu, 29 Juni 2016

6 Fakta Dibalik Kehidupan Pribadi dan Karier Cemerlang Asma Nadia

HIJABERSWORLD.COM---Sudahkan Sobat menonton film Surga Yang Tak Dirindukan? Film yang tahun lalu menjadi film yang paling banyak menyita perhatian dan mendapatkan sederet penghargaan. Tahukah Sobat darimana film tersebut diangkat? Tidak lain dari sebuah novel yang ditulis oleh Asma Nadia.

Asma Nadia juga pecinta fotografi. Photo via asmanadia.net


Sobat tentunya sudah tidak asing lagi dengan nama ini. Saat ini beliau merupakan salah satu penulis terbaik yang dimiliki Indonesia. Karya-karyanya  menjadi best seller dan bahkan sukses diangkat ke layar lebar maupun layar kaca. Bukan hanya Surga Yang Tidak Dirindukan, namun masih ada karya-karya lainnya.

Tapi tahukah Sobat? Seorang Asma Nadia yang saat ini kita kenal sebenarnya mempunyai banyak kisah hidup yang tidak mudah. Beliau bahkan pernah mengalami geger otak. Benarkah? Lalu bagaimana bisa beliau bisa menjadi penulis hebat saat ini? Untuk  mengenal sang penulis hebat ini lebih dekat, berikut fakta-fakta hidup Asma Nadia yang semoga bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi kita semua.

Masa Kecil yang Tidak  Mudah

Asma Nadia terlahir dengan nama Asmarani Rosalba pada tanggal 21 Maret 1972. Ibunya seorang muallaf keturunan Medan dan Tionghoa. Asma kecil bukanlah anak yang terlahir dari keluarga kaya raya. Masa  kecil Asma tergolong sangat sederhana. Beliau pernah tinggal di pinggiran rel kereta Api di kawasan Gunung Sahari.

Setiap saat Asma sering merasakan seperti gempa kecil saat kereta melewati rumahnya. Untuk jajanannya sehari-hari malah terkadang berhutang pada teman-temannya. Namun Asma Nadia punya satu kekayaan, yaitu mimpi-mimpinya. Mimpi yang membuat Asma kecil menjadi Asma Nadia yang saat ini mempunyai nama besar.

Tidak Terlepas Dari Obat-Obatan

Tahukah Sobat? Sejak kecil ternyata Asma Nadia sudah ketergantungan dengan obat-obatan. Hal ini disebabkan karena berbagai penyakit yang pernah dialaminya. Salah satunya adalah geger otak. Berawal dari mimpi buruk pada usia 7 tahun, beliau jatuh dari tempat tidur dan mengalami geger otak. Tidak hanya geger otak, Asma juga mengalami kelainan pada jantung dan paru-parunya. Berbagai penyakit yang beliau derita membuat beliau tidak terlepas dari obat-obatan selama 10 tahun.

Terpaksa Berhenti Kuliah

Asma Nadia remaja pernah berkuliah di salah satu perguruan tinggi bergengsi, yaitu IPB. Sayangnya, beliau tidak bisa menyelesaikan studynya hingga sarjana sebab sakit geger otak yag pernah beliau alami kembali kambuh. Untuk mencegah kerusakan lebih parah, dokter menyarankan Asma untuk tidak melanjutkan kuliah demi pemulihan kondisinya. Mulanya, Asma merasa sangat sedih namun akhirnya beliau temukan hikmahnya.

Pernah Didiagnosa Tidak Bisa Memiliki Keturunan

Saat ini Asma Nadia  telah memiliki sepasang anak. Tapi tahukah Sobat? Beliau dulu sempat didiagnosa tidak bisa memiliki keturunan akibat kelainan rahim yang dideritanya.  Namun atas izin Allah, diagnose dokter tersebut ternyata tidak terjadi dan saat ini beliau bahkan telah memiliki dua orang anak yang juga mengikuti jejak beliau menjadi penulis.

Merupakan Keluarga Penulis

Mimpi akan lebih mungkin terwujud apabila kita hidup dilingkungan sekitar mimpi tersebut, dan didukung oleh keluarga. Pernyataan ini sepertinya cocok untuk menggambarkan bagaimana Asma Nadia mencapai karir cemerlang di dunia kepenulisan. Asma Nadia hidup di tengah-tengah keluarga yang juga penulis.

Kakaknya seorang sastrawan terkemuka, Helvy Triana Rossa. Suaminya, juga seorang penulis, Isa Alamsyah. Saat ini kedua buah hati beliaupun sedang menekuni dunia kepenulisan dan sudah memiliki buku mereka sendiri juga.

Beberapa Karya Asma Nadia “Mencuri Perhatian”

Sebagai penulis yang sangat produktif, Asma Nadia telah menelurkan banyak sekali hasil karya, mulai dari novel, cerpen hingga buku non fiksi. Umumnya setiap karya yang beliau hasilkan sukses menjadi bacaan yang disukai masyarakat. Namun dari banyak karya tersebut beberapanya bisa dibilang sangat sukses hingga diangkat ke layar lebar maupun layar kaca.

Beberapa film yang diangkat dari novel Asma Nadia adalah Emak Ingin Naik Haji,Assalamua’alaikum Beijing, Rumah Tanpa Jendela, Ketika Mas Gagah Pergi, serta Surga Yang Tak Dirindukan. Satu lagi yang akan tayang dalam waktu dekat adalah Jilbab Traveler. Beberapa karyanya lagi diangkat menjadi serial TV seperti Catatan Hati Seorang Istri yang sekarang sudah season ke 2, dan juga Aisyah Putri.

Nah, Sobat, itu dia beberapa fakta kehidupan sang penulis hebat, Asma Nadia. Semoga terinspirasi ya Sob. Sobat juga bermimpi menjadi seorang penulis? [HW/"1" Ichie]

Senin, 27 Juni 2016

Ingin Traveling Keluarga? Simak 5 Tips Family Traveling Ala Gen Halilintar Berikut

HIJABERSWORLD.COM---Jalan-jalan keluar negeri, mengunjungi negara-negara berbeda di dunia, adalah keinginan banyak orang. Sayangnya, mimpi keliling dunia bukanlah hal yang mudah diwujudkan.Selain karena faktor biaya, keluarga, pekerjaan juga menjadi salah satu faktor tidak mudahnya keinginan ini terlaksana.

Akan tetapi, hal itu tidak berlaku bagi sebuah keluarga bahagia yang sekarang namanya sedang menjadi perbincangan banyak orang. Kenapa? Satu keluarga ini telah mengunjungi sekitar 100 negara di dunia dengan memboyong seluruh keluarga yang jumlahnya tidak sekidit. Siapakah mereka? Ya, siapa lagi kalau bukan keluarga Gen Halilintar.

Kesebelasan Gen Halilintar. Photo via genhalilintar.com


Sobat pasti sudah tidak asing lagi dengan keluarga keren dan unik yang satu ini bukan? Sebuah keluarga besar yang terdiri dari seorang ibu, seorang ayah dan sebelas anak. Sebanyak tim sepak bola ya? Ya. Itulah sebabnya, keluarga mereka diberi nama kesebelasan Halilintar. Mereka sekeluarga punya hobi “jalan-jalan” keluar negeri. Dengan jumlah anggota keluarga sebanyak itu, pasti kita berpikir biaya dari mana ya? Apa tidak ribet  dan sebagainya. Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan Sobat, berikut nih tips-tips jalan-jalan ala keluarga Gen Halilintar.

Mempunyai Hobi Yang Kompak

Kenapa semua keluarga bisa diboyong semuanya tanpa kecuali?Tidak lain karena semua anggota keluarga Gen Halilintar ini memang kompak memiliki hobi jalan-jalan keliling dunia, mulai dari kedua orang tua dan kesebelas anak-anaknya. Jika semua keluarga kompak punya keinginan yang sama, alhasil, tidak satupun yang mau ketinggalan. Itu tips pertama. Apa semua anggota keluarga Sobat mempunyai hobi jalan-jalan?

Kerja Team Yang Solid

Gen Halilintar mempunyai salah satu motto hidup, yaitu “My Family, My Team”. Bukan sekedar kalimat saja. Dalam konteks kehidupan nyata, keluarga halilintar memang mempraktekkan. Semua anggota keluarga mulai dari yang sulung hingga yang terkecil masing-masing mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing di dalam keluarga, termasuk dalam urusan traveling.

Masing-masing anggota keluarga bertanggung jawab untuk hal-hal tertentu seperti transportasi, makanan, kebersihan dan laundry. Sehingga meskipun sedang traveling semua pekerjaan dilakukan sendiri oleh anggota keluarga di dalam mobil mereka. Hal ini akan mengurangi budget yang dihabiskan untuk hal-hal tersebut. Pokoknya yang tepenting adalah kerja sama team yang solid sehingga semua pekerjaan terselesaikan.

Jalan-Jalan Dengan Mobil Karavan

Hal yang paling menghabiskan budget besar dalam travelling biasanya adalah masalah transportasi, apalagi dengan jumlah anggota keluarga yang tidak sedikit. Untuk mensiasati hal tersebut keluarga Halilintar menggunaan transportasi pribadi yaitu sebuah mobil karavan. Di sanalah semua anggota keluarga melakukan tugasnya masing-masing. Dengan begini, Keluarga Gen Halilintar menghemat biaya transportasi, penginapan, makanan dan laundry.

“Car Schooling”

Barangkali ada yang muncul pertanyaan bagaimana dengan sekolah anak-anak jika banyak waktu dihabiskan dengan traveling keluar negeri? Jangan salah,  meskipun hobi travelling, keluarga Halilintar tetap mengutamakan pendidikan. Mereka sekolah di mobil. Ya, anak-anak di keluarga halilintar menjalani home schooling, namun karena mereka hobi jalan-jalan, maka gurunya pun dibawa dalam mobil dan ikut jalan-jalan. Waah, keren  juga ya jadi guru home schoolingnya mereka, bisa sekaligus traveling.

Traveling Sambil Bisnis

Rahasia sukses family traveling Gen Halilintar adalah traveling sambil bisnis. Keluarga ini tidak hanya sekedar traveling untuk menghabiskan uang, namun sekaligus bisnis. Ke mana pun pergi, selalu ada dagangan yang dibawa.  Keluarga ini pandai nian mengambil celah dan kesempatan untuk mengembangkan bisnis. Bisnis Gen Halilintar semakin menggurita. Hasilnya saat ini bahkan keluarga inspiratif ini telah membuka beberapa cafe di beberapa negara dan peternakan kambing yang cukup luas di Australia. Jalan-jalan sambil bisnis, bisnis sambil  jalan-jalan. Keren.

Nah, Sobat, itulah rahasia suksesnya family traveling ala gen  halilintar. Sobat tertarik keliling dunia dengan  memboyong seluruh keluarga? Family traveling ala Gen Halilintar ini bisa lho jadi referensi. Untuk informasi lebih lanjut, Sahabat bisa membaca buku yang telah mereka rilis yaitu Kesebelasan Gen Halilintar : My Family, My Team yang terbit pada tahun 2015 lalu. [HW/ "1"Ichie ]

Kamis, 23 Juni 2016

Fakta dan Informasi Lengkap Mukena By Nagita Slavina ( Harga, Bahan, Model, Warna, Dll)

HIJABERSWORLD.COM----Baru-baru ini Nagita Slavina atau Gigi atau yang akrab disapa Memsye, isteri Raffi Ahmad mengeluarkan sebuah produk mukena yang langsung menjadi tren dan hits. Dalam kurun waktu yang singkat mukena yang dijual oleh Nagita laris manis. Tidak lain karena rancangan atau desain mukena Nagita Slavina menarik, unik, cantik dan sedikit berbeda dengan produk mukena yang beredar di pasaran.

Cotton Green. Photo via instagram/nagitaslavinamukena


Lebih terkenal sebagai artis yang berhubungan dengan dunia persinetronan dan juga jarang terlihat memakai pakaian muslim. Namun, tiba-tiba secara mengejutkan Nagita merambah ke dalam fashion muslim. Bagaimana Nagita Slavina bisa memiliki bisnis mukena yang diberi label Mukena By Nagita Slavina tersebut? Berikut fakta-fakta dan juga segala informasi terkait :

Bagaimana Mukena Nagita Slavina diproduksi?

Nagita mencari para penjahit yang kreatif dan bisa menjahit sesuai dengan seleranya dari berbagai daerah. Ada beberapa penjahit. Untuk menghasilkan mukena yang cantik dan indah, para penjahit diberikan jasa yang layak. Itulah sebabnya harga mukena tergolong mahal menyesuaikan dengan tingkat kesulitan pembuatannya.

Berapa Harga Nagita Slavina Mukena?

Harga yang ditawarkan cukup beragam tergantung model dan bahannya. Secara umum, mukena dibanderol dengan harga kisaran Rp.580.000 hingga Rp.2.200.000. Sejauh ini mukena termahal terbuat dari pure viscose dengan harga 2,2 juta. Sementara mukena termurah adalah mukena polos berwarna putih.

Apa Bahan Mukena Nagita Slavina?

Mukena dibuat tidak hanya menggunakan bahan katun atau katun sutra tapi beberapa mukena Nagita Slavina juga ada terbuat dari viscone rayon, organik vicose bebas serat sintetik. Dengan demikian, hampir dipastikan bahannya lembut, nyaman dan elegan. Ya, sesuai dengan hargalah Sob.

Model Apa Saja Yang Dijual?

Motif yang disediakan sangat bervariasi, tidak mentok pada satu atau dua motif.  Satu motif dan model mukena diproduksi dalam jumlah terbatas, tidak banyak agar selalu terdapat motif baru dan banyak pilihan bagi konsumen.  Nagita Slavina dan timnya tidak membuat mukena dengan warna dan motif yang sama. Dibedakan satu sama lain dan masing-masing limited edition.

Beberapa contoh yaitu  mukena pure viscose, mukena renda, mukena polos, mukena abstrak, mukena renda dengan motif batik dan yang terbaru coming soon mukena Nagita Slavina yang terbuat dari pure swiss cotton 100 %. Bahan ini terkenal sangat ringan, nyaman dan adem. Untuk harganya masih dirahasiakan karena masih dalam proses.

Seperti Apa Pemilihan Warna Nagita Slavina Mukena?

Mukena produksi Nagita cenderung memvariasikan warna-warna yang lembut dan cerah. Misalnya warna pink  muda, coklat, pastel dikombinasikan dengan putih, tosca, dan lainnya.

Dimana Mukena Nagita Slavina Bisa Dibeli?

Mukena Nagita Slavina saat ini masih dijual terbatas dan tidak memiliki reseller ataupun agen.  Juga tidak dijual di mall-mall. Satu-satunya tempat untuk membeli adalah via instagram.

Nah, bagaimana? Jika Sobat tertarik, bisa langsung melihat koleksinya di akun @nagitaslavinamukena. Sebelum membeli sesuaikan dulu dengan budget ya dan kebutuhan mengingat harga yang tidak murah.[HW/Elshabrina]

Senin, 20 Juni 2016

Benarkah Muslimarket Penipu? Sedikit Pengalaman Berbelanja di Muslimarket

HIJABERSWORLD.COM---Apakah Sobat dalam beberapa kesempatan tak sengaja berkunjung ke sebuah e-commerce bernama muslimmarket.com? Atau mungkin melihat iklannya yang bertebaran di jagat maya. Produk-produknya mungkin membuat langsung tertarik  tetapi Sobat mungkin ragu apakah benar-benar terpercaya atau tidak. ( Bagi Sobat yang masih bingung dengan muslimarket, sebaiknya membaca tulisan ini sebelum membeli )

Bertanya dan mencari tahu apakah muslimmarket berkualitas, terpercaya dan bagus layanannya memang harus dilakukan. Sebagai konsumen kita harus hati-hati Sob karena tidak sedikit toko online penipu yang sedang mencari mangsa. Apalagi kalau Sobat pernah trauma membeli hijab dan fashion muslimah lainnya secara online. Tentu tidak bijak belanja di sebuah toko baru secara membabi buta tanpa mengetahui terlebih dahulu seluk beluk tempat belanja tersebut.
Salah satu produk pashmina Jenahara di Muslimarket.com



Bagi yang belum pernah mencoba wajar masih was-was. Namun, ada juga Sobat yang pertama membeli tanpa rasa khawatir karena percaya dengan profil muslimmarket. Berdasarkan pengalaman berbelanja online di e-commerce dan pengalaman Sobat yang pernah membeli disana, ada beberapa poin yang dirasakan yaitu :

Pengiriman Barang Cukup Cepat
Setelah klik order biasanya langsung masuk notifikasi transaksi dan nomor pembayaran. Saat pembelian sudah diberitahu bahwa gratis ongkir 1-3 hari kerja untuk wilayah Jakarta dan 4-8 hari kerja luar Jakarta.  Sejauh ini barang langsung dikirim dan 2-3 hari sudah diterima, mungkin dipengaruhi oleh ekspedisi.

Cepat atau tidak barang tiba di alamat kadang juga tergantung pilihan dan sikap kita. Di muslimarket ongkos kirim memang 100 % gratis tapi agar barang cepat sampai, berikut tipsnya :
  1. Orderlah produk pada pagi hari dan segera bayar setelahnya agar paket langsung dibawa ke pengiriman hari itu juga. Jika memesan siang dan sore, paket mungkin akan terkirim besok pagi atau malam harinya. Hindari memesan pagi dan membayar siang atau pulang kerja kecuali kebutuhannya santai.
  2. Jika membutuhkan barang sangat mendesak, jangan membeli online satu atau dua hari sebelum hari H. Belilah minimal 1 minggu sebelumnya agar bisa berjaga-jaga kalau ternyata ada kendala bila ekspedisi kurang tepat waktu. Kadang kita yang kurang manajemen, memerlukan barang 1-2 hari lagi dan membeli online. Menuntut barang harus sampai dalam hari tersebut padahal toko online tidak hanya melayani kita, membutuhkan waktu untuk memproses. Barang juga dioper dibawa pihak ekspedisi yang juga memerlukan waktu untuk memproses. 
  3. Buatlah alamat sedetil mungkin dan jangan lupa mengisi kontak yang benar agar ekspedisi tidak tertunda mengantar paket karena susah menemukan alamat Sobat. Teledor membuat alamat bisa berakibat fatal, barang tidak sampai ke tangan kita dan akan dikirim balik kepada pengirim. 

Kualitas Produk Sesuai Harga
Harga berbagai hijab, celana aladin, baju muslim dan lainnya di muslimarket cukup bervariasi tapi secara umum harga relatif terjangkau. Kualitas produk yang didapatkan sepadan dengan harga. Lumayan dan tidak jauh di bawah harapan. Agar produk sesuai harapan sebaiknya :

Sobat mengenal jenis bahan produk yang akan dibeli. Jangan hanya menyukai karena melihat foto. Kalau sudah tahu jenis bahan jadi bisa diperkirakan apakah akan nyaman dan sesuai di badan atau tidak.  

Foto Produk Sama Dengan Asli
Umumnya gambar produk mewakili produk asli. Di muslimarket kualitas fotonya sudah bagus. Beda dengan toko online yang baru merintis yang fotonya kadang buram, warna sedikit berbeda dan lainnya.

Hal Yang Harus Diperhatikan
Meskipun muslimarket memiliki standar pelayanan yang sama untuk setiap konsumen dan mereka berusaha tetap terdepan tapi bisa saja pengalaman setiap pembeli berbeda sesuai variasi produk yang dipesan. Tergantung penilaian pribadi. Sebelum menekan tombol order, sebaiknya perhatikan ulang secara detail order.

Begitu juga dengan ukuran pakaian yang dibeli, jangan sampai Sobat salah membeli.  Kita sebagai calon pembeli juga harus jeli karena kita kecewa kadang karena pilihan kita sendiri. Toko online hanya memajang produk dan mengikuti pilihan kita. Selain itu, ikutilah akun media sosialnya untuk mendapatkan update informasi misalnya bergabung di muslimarket instagram agar mengetahui jika ada perubahan kebijakan atau baca terlebih dahulu situsnya.

Secara umum, muslimmarket merupakan islamic market yang dirintis dengan konsep profesional, bukan sebuah toko online bersifat personal dalam skala kecil. Bagi saya pribadi, muslimarket dalam hal konsep jual beli online berada sekelas lazada, matahari mall, berrybenka, hijabenka, hijup dan ecommerce lainnya yang telah terstruktur sedemikian rupa. Jadi, saya tidak terlalu khawatir. [HW/Elshabrina]

Senin, 19 Oktober 2015

6 Pelajaran Hidup dari Umi Pipik Dian Irawati : Sang “Bidadari Surga” Inspirasi Muslimah

HIJABERSWORLD.COM--- “ Kuinginkan dia yang punya setia yang mampu menjaga kemurniannya. Saat ku tak ada ku jauh darinya, amanah pun jadi penjaganya. Hadirmu tempat berlindungku dari kejahatan syahwatku. Tuhanku merestui itu, dijadikan engkau istriku Engkaulah bidadari surgaku…”

Itulah salah satu penggalan lirik lagu  “Bidadari Surga” yang dinyanyikan almarhum Ustad Jefri Al-Bukhari atau yang lebih akrab kita panggil Uje untuk sang istrinya, Umi Pipik.  Bukan hanya lagu gombalan semata, bukan pula sekedar lagu sebagai koleksi saja, lagu ini memang suatu curahan isi hati  seorang Uje untuk sosok yang sangat dicintainya tersebut. Setiap lirik  terasa tulus dan jujur sebagai rasa syukur Uje terhadap karunia Allah yang telah mengirimnya seorang bidadari.


Umi pipik bercadar atau memakai niqab. Photo via instagram/umipipik



Bukan hanya karena Umi Pipik adalah istrinya sehingga almarhum Uje begitu memujinya Umi Pipik sebagai sosok bidadari yang Allah kirim kepada beliau. Tapi memang karena di dalam diri Umi Pipik tertanam sifat-sifat positif yang bisa menjadi insprirasi dan teladan bagi kita semua. Dirangkum dan disarikan dari berbagai sumber, berikut inspirasi hidup Umi Pipik Dian Irawati :

Pertama, sosok istri setia dan menerima apa adanya
Kita semua pastinya sudah tidak asing lagi kan Sob tentang cerita hidup almarhum Uje sebelum menjadi seorang ustad yang dicintai banyak masyarakat. Narkoba, dunia malam, premanisme, hal buruk apa  lagi yang tidak dilakukannya pada masa lalu. Sebuah kehidupan yang sangat bertolak belakang dengan profesi seorang Ustad yang membesarkan  namanya.

Bukan hal itu hanya sebelum beliau bertemu dan menikah dengan Umi Pipik. Setelah menikah pun perbuatan negatif tersebut masih terus menjadi tabiat buruk Uje. Apa Umi Pipik kecewa dengan itu semua? Pernahkan Umi Pipik terfikir untuk meninggalan Uje dengan semua hobi negatifnya?

Tidak, bukan hanya sebatas itu saja cinta yang Umi Pipik punya untuk Uje. Umi Pipik menerima segala kelebihan dan kekurangan Uje. Bahkan Umi Pipik harus rela hasil beliau bekerja dijadikan almarhum untuk membeli narkoba.

Kenapa Umi Pipik melakukan hal tersebut? Karena Umi Pipik terlalu sayang pada suaminya, melihat almarhum tersiksa karena ketergantungannya terhadap narkoba, membuat Umi Pipik merasa tidak tega. Hingga pada akhirnya Umi Pipik sadar, jika memang ia menyayangi Uje maka membiarkan Uje terus larut dalam narkoba bukanlah jalan yang tepat.

Kedua, suami dalam titik terendah, sabar dan tulus
Dengan tekat membimbing dan merawat suaminya, Umi Pipik meninggalkan pekerjaannya agar bisa fokus menjaga suaminya dari pengaruh buruk narkoba. Setiap kali Uje merasa ketergantungannya kambuh, Umi Pipik memeluk Uje erat. Mengajak Uje untuk istighfar, dan berdoa. Sungguh , Umi Pipik adalah salah satu sosok isteri yang setia dan sabar. Tidak mudah menemukan wanita sesabar dan setulus beliau di zaman sekarang.

Berkat ketabahan dan kesabaran Umi Pipik mendampingi Uje dengan cinta dan ketulusanya, Uje akhirnya move on dari kehidupan tersebut dan bahkan berubah drastis dari seorang pemain maksiat menjadi pendakwah agama. Bukan pendakwah biasa, beliau dicintai, dihargai dan diteladani banyak masyarakat karena tuturnya yang lembut dan bahasanya yang santun dan mudah dicerna. Sungguh, benar orang bilang, dibalik kesuksesan seorang laki-laki, ada wanita hebat di belakangnya.

Ketiga, ujian silih berganti, menghadapi ujian setegar karang
Saat paling berat dalam kehidupan Umi Pipik adalah saat dimana sang imam harus pergi meninggalkan dunia terlebih dahulu. Sobat tentu ingat kan kejadian bebarapa tahun silam saat seluruh masyarakat Indonesia berduka atas kehilangan salah satu tokoh yang banyak sekali jadi panutan tersebut. Sebuah kecelakaan motor tunggal telah menjadi pintu sang Ustad kembali untuk memenuhi janjinya pada Sang Khalik.

Kita saja yang hanya menjadi pengagumnya melalui media televisi tak kuasa menahan sedihnya kehilangan, apalagi Umi Pipik yang merupakan teman sejiwanya almarhum, belahan jiwa yang telah Umi Pipik dampingi mengarungi hidup dari titik terbawah. Sosok suami, ayah dan imam dalam keluarganya kini harus pergi, selamanya.

Sakit, ya sakit. Hati wanita mana yang tidak akan lara dan terpukul atas kehilangan orang yang paling dicintainya dalam hidup. Hati wanita mana yang bisa berkata baik-baik saja atas musibah besar yang dihadapinya. Benar Umi Pipik sedih, benar Umi Pipik terpukul, benar Upi Pipik kehilangan, namun rasa cintanya Allah jauh lebih besar dibanding apapun di dunia. Umi Pipik selalu percaya bahwa semua adalah hal terbaik yang Allah berikan.

Daripada terus larut dalam kesedihan, Umi memilih fokus membesarkan keempat buah hatinya agar menjadi seorang yang berguna juga seperti almarhum abi mereka. Meski masih ada luka dihati, masih ada rindu menggebu, Umi Pipik berusaha untuk tidak memperlihakannya  kepada semua orang terutama anak-anak. Untuk membuat anak-anaknya tidak larut dan tetap ceria, maka Umi Pipik memulainya dari diri sendiri dulu.

Kita semua akan menghadap Allah, sekarang waktunya Abi, suatu saat pasti dipertemukan kembali” begitu jawaban tegar Umi Pipik ketika kembali dari makam Uje  dalam sebuah kesempatan.

Namun ujian Allah terhadap Umi Pipik tidak berhenti sampai di situ saja, setelah kepergian sang suami, hubungannya dengan sang mertua memburuk.  Kabar perselisihan antara dua wanita yang paling dicintai almarhum Uje tersebut pun menjadi pembicaraan hangat dimana-mana.

Umi Pipik memilih mengambil sikap diam dan tidak banyak bicara meski berbagai fitnah dan anggapan negatif diarahkan padanya. Umi Pipik memilih berhusnuzhan dan tidak memperumit masalah.  Belum selesai masalah tersebut, rumah yang dihuninya bersama anak-anaknya kebakaran. Sungguh ujian datang bertubi-tubi untuk menguji imannya.

Keempat, ujian beruntun, bukan mengeluh tapi mensyukurinya
Bagaikan benar seorang bidadari, tidak sedikitpun keluh, dan marah yang terpancar dari raut wajah wanita berparas cantik tersebut terhadap semua tudingan miring dan anggapan negatif yang ditujukan padanya. Begitu pula terhadap kasus kebakaran rumah yang  ternyata pelakunya  adalah orang yang ditolongnya. Dalam setiap wawancara Umi Pipik bahkan selalu mensyukuri semua ujian yang Allah berikan karena dengan begitu beliau bisa memperkuat imannya dan terus memperbaiki diri menjadi lebih baik.

Kelima, tak pernah merasa sempurna, terus memperbaiki diri
Kesetiaan, kesabaran, dan ketegaran Umi Pipik dalam menghadapi hidup membuat banyak orang bersimpati dan bahkan terinspirasi dari kisahnya. Makin hari Umi Pipik semakin diidolakan dan dijadikan panutan bagi para wanita. Sosok Umi Pipik menjelma menjadi sosok istri dan ibu yang dijadikan inspirasi apalagi Umi Pipik terus melanjutkan usaha suaminya untuk mendakwahkan agama.

Saat ini di Indonesia, Umi Pipik dikenal sebagai salah satu ustazah yang banyak dikagumi dan dicintai masyarakat. Namun, bagaimanapun Umi Pipik enggan dipanggil ustazah. Dengan sikap rendah hati dan tawadu’nya, beliau selalu merasa belum menjadi sosok yang sempurna. Masih banyak hal yang harus diperbaiki dan ditingkatkannya dalam setiap kesempatan berdakwah. Umi Pipik selalu bilang bahwa beliau tidak sedang berceramah, karena merasa tidak cocok dengan itu. Umi Pipik hanya menyebutkan bahwa beliau hanya berbagi pengalaman. Sungguh sebuah sikap rendah hati yang luar biasa.

Keenam, sosok malaikat buat anak-anaknya
Kenapa anak-anak Umi Pipik dan Uje bisa melewati ujian terberat dalam hidup mereka? Karena mereka mempunyai bidadari cantik sekaligus malaikat di samping mereka. Umi Pipik mengajarkan anak-anaknya bagaimana menyikapi setiap ujian sebagai sebuah nikmat. Itulah yang selalu Umi tekankan pada anak-anaknya. Umi Pipik selalu mengajarkan anak-anaknya untuk selalu bersikap tegar karena masalah dalam hidup akan selalu ada silih berganti.

Umi Pipik Dian Irawati dengan anak-anaknya. Photo via instagram/umipipik


Janjinya pada almarhum suami untuk mengantarkan anak-anak menjadi orang-orang yang berguna membuat Umi memprioritaskan anak-anak diatas segalanya. Segala curahan kasih sayang an cinta ia berikan karena sekarang hanya Umi Pipiklah umi sekaligus abi buat anak-anaknya.

Sobat, raga kita mungkin lemah tapi hati kita bisa tetap kuat, setegar karang. Masalah di dalam hidup bukan melemahkan, namun masalah adalah latihan untuk kita merasa kuat dan siap jika masalah lain datang.  Seringkali kita mengeluh ketika ujian datang menimpa, padahal ujian tersebut adalah salah satu nikmat Allah yang dengannya kita berkesempatan dapat tingkatan yang lebih mulia. Tinggal kita memilih mengeluh atau tetap tabah dan mensyukurinya.

Semoga kita bisa menganmbil pelajaran dari kisah Umi Pipik ya Sob. Menjadi wanita hebat, bidadari untuk suami, dan malaikat untuk anak-anak. []

Penulis : Yefra Desfita Ningsih

Senin, 21 September 2015

Pelajaran Sukses Dian Pelangi, Desainer Muslim Nasional Yang Go International

HIJABERSWORLD.COM----Berbicara tentang  penggunaan hijab yang sudah mulai meluas di Indonesia, tidak terlepas dari  peran-peran para desainer busana muslim di belakangnya. Melalui ide-ide kreatif para perancang busana muslim inilah dirancang busana-busana muslimah yang “trendy” dan tetap “stylist” sehingga tidak lagi terkesan ketinggalan zaman.

Adanya busana muslimah yang tetap “trendy” tersebut membuat para wanita tidak lagi enggan untuk berhijab karena mereka mengikuti perintah Allah untuk menutup aurat sekaligus tetap bisa tampil modis. Salah satu desainer yang sangat berpengaruh dalam  fashion hijab saat ini adalah Dian Pelangi. Kamu sudah kenal kan? lagipula saat ini siapa sih yang tidak kenal wanita muda kreatif dan inovatif yang satu ini?

Dian Pelangi.Photo via Instagram?dian pelangi


Saat ini Dian Pelangi termasuk ke deretan perancang busana yang sangat diperhitungkan di Indonesia sejajar dengan senior-seniornya yang telah terlebih dahulu terjun ke dunia fashion. Bahkan Dian Pelangi dianggap sebagai trendsetternya busana muslim di Indonesia.  Kesuksesan Dian pelangi sebagai perancang busana muslim tidak hanya di Indonesia saja, Dian Pelangi bahkan juga sudah memperkenalkan hasil rancangannya ke beberapa negar seperti Malaysia, Singapura, Pakistan,Kiro, Budapest, London, Meulbourne, bahkan Prancis.

Belajar semenjak kecil
Tidak seperti kebanyakan para selebtiris yang memanfaatkan nama besar untuk terjun ke dunia fashion,terjunnya Dian Pelangi dalam dunia fashion bukanlah aji mumpung atau kebetulan semata. Sejak kecil Dian sudah mempunyai hobi merancang pakaian. Dian suka  menggambar baju dan menjahitnya sendiri untuk boneka barbienya.

Melihat bakat anaknya tersebut Ibu Dian bahkan “mewajibkan” anaknya untuk merancang pakaiannya sendiri sejak kecil. Hal itu juga di dukung oleh butik pakaian muslim yang dimiliki oleh orang tua Dian sehingga mereka bisa menjahit bajunya sendiri.

Untuk semakin mendukung bakat anaknya tersebut, setamat SMP Dian dimasukkan ke Sekolah Kejuruan dengan jurusan tata busana. Setelah SMK Dian melanjutkan ke sekolah Fashion ESMOD untuk terus menambah ilmunya di dunia fashion.

Menciptakan karya yang berbeda dan inovatif
Beruntunglah, keluarga Dian Pelangi sebelumnya sudah mempunyai butik muslim sederhana. Dengan demikian Dian Pelangi mempunyai tempat untuk menyalurkan hobi dan bakatnya. Untuk membuat karyanya orisinil dan berbeda dari yang lain, Dian selalu berusaha untuk menciptakan kreatifitas-kreatifitas baru  dalam rancangannya. Ciri utama dari rancangan Dian adalah memadukan antara bahan modern dan tradisional seperti songket, batik dan jumputan.

Semenjak terlibatnya Dian ke dalam bisnis keluarganya terebut butik yang juga diberi nama Dian
Pelangi tersebut malah berkembang dengan sangat pesat.

Membangun kerja tim yang solid
Kenapa Dian Pelangi begitu cepat berkembang ditengah persaingan bisnis yang sangat ketat? Hal itu disebabkan oleh tim solid yang dibangun Dian Pelangi. Dian Pelangi sangat mengusung pepatah” berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing”. Dengan menerapkan pepatah tersebut semua permasalahan bisnis dirembukkan bersama-sama di dalam tim baik itu dengan pengelola yang kebanyakan dari pihak keluarga maupun dengan pegawai-pegawai yang ditempatkan di berbagai cabang.

Memaksimalkan penggunaan media sosial
Semakin berkembangnya teknologi informasi membuat Dian memanfaatkan hal tersebut untuk hal-hal yang positif terutama untuk urusan bisnisnya. Dengan memanfaatkan berbagai media sosial seperti facebook, twitter dan instagram, Dian Pelangi mampu menarik perhatian para penikmat busana muslim dari berbagai daerah. Rancangan-rancangan terbaru dari Dian Pelangi merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu dan dicari oleh penggemar fashhion di internet.

Media sosial juga menjadi sarana untuk mendapatkan saran dan kritik dari berbagai kalangan. Dengan adanya saran dan kritik di media sosial tersebut membuat Dian Pelangi terus memperbaiki dan memperbaharui karya-karyanya.

Mensyukuri keberkahan dengan bersedekah
Dian Pelangi sadar nian kalau semua kesuksesan dan keberkahan yang ia dapatkan selama ini adalah pemberian dari Allah. Dian selalu  membarengi setiap kesuksesannya dengan bersyukur. Wujud syukur tersebut dilakukan Dian dengan banyak bersedekah. Dian yakin dengan bersedekah Allah akan memberikan berkah yang lebih banyak agar ia bisa terus berkarya mewujudkan keinginnnya untuk menghijabkan semua wanita muslimah diIndonesia  melalui rancangan-rancangannya.

Dari kisah sukses wanita cantik nyonya Tito Prasetyo ini kisa bisa mengambil beberapa pelajaran :

Menyadari bakat dari kecil dan mengembangkannya
Dian Pelangi menyadari bakatnya dari kecil dan mengembangkannya dengan memasuki sekolah yang mendukung pengembangan bakatnya. Bakat tanpa dikembangkan dan diasah tidak akan ada gunanya,hanya akan menjadi bakat terpendam yang tidak ada gunanya. Ketika kita menyadari bakat kita apa, carilah wadah untuk dapat menyalurkannya dan terus belajar untuk mengembangkannya, agar bakat tersebut menjadi “sesuatu suatu saat nanti”

Menjadi pribadi yang kreatif dan inovatif 
Kesuksesan membutuhkan kreatifitas dan inovasi. Untuk membuat sesuatu yang bisa menarik perhatian kita harus membuat sesuatu yang berbeda.  Apalagi jika kita baru terjun ke dunia bisnis. Kita belum punya nama besar sehingga jika kita membuat hal serupa dengan orang lain maka konsumen akan  cenderung memilih hasil karya seseorang yang sudah mempunyai nama.

Hal ini tidak hanya berlaku di dunia fashion saja, tetapi juga di bidang-bidang lainnya, seperti kuliner, penulisan, assesoris, tempat bimbingan belajar dan bidang-bidang lainnya. Manusia mempunyai kecendrungan untuk mencoba sesuatu yang baru  karena itulah inovasi dan kreatifitas sangat diperlukan.

Memanfaatkan media yang ada
Adanya media-media sosial harusnya bisa kita manfaatkan untuk kepentingan-kepentingan yang bermanfaat. Daripada menjadikan media sosial sebagai sarana curhat, sarana membuli orang lain, lebih baik kita gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat seperti bisnis. Penggunaan media sosial sebagai sarana promosi ini cukup efektif baik dari segi biaya, waktu, tempat dan tenaga.

Selalu bersyukur 
Semua rezeki, kekayaan, kejayaan datang dari Allah. Jangan sampai harta yang berlimpah, kehidupan yang mewah, nama yang dikenal dimana-mana membuat kita lupa siapa yang memberinya. Keberkahan yang kecil saja wajib kita syukuri apalagi keberkahan yang berlimpah.

Dengan bersyukur Allah akan melipatgandakan rezeki. Bagaimana cara bersyukur? Salah satunya adalah mengeluarkan sebagian harta kita untuk berinfak, bersedekah dan berbagi dengan saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Nah, bagaimana?Terinspirasi dari perjalanan sukses Dian Pelangi?[]

Penulis : Yefra Desfita Ningsih

Senin, 14 September 2015

Inilah Alasan Kenapa Turki Wajib Masuk List Untuk Wisata Religi Sahabat

HIJABERSWORLD.COM---Traveling adalah salah satu hobi yang saat ini paling banyak diminati olah masyarakat.  Bahkan mengunjungi tempat-tempat di berbagai negara menjadi salah satu target yang ingin dicapai seseorang dalam hidupnya. Untuk mewujudkan hal itu, seseorang memang harus  menyiapkan budget khusus.

Banyak wisata yang bisa menjadi tujuan di luar negeri. Namun, bagi seorang muslim yang ingin melakukan wisata religi, Turki adalah suatu negara yang wajib ada di list destinasi. Mengapa demikian?

Wisata sekaligus belajar peradaban Islam
Bagi yang mempunyai passion terhadap sejarah Islam, berwisata ke Turki pasti akan menjadi suatu hal yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan. Sebagaimana yang  diketahui, Turki merupakan salah satu negara yang terkenal dengan sejarah peradaban Islamnya.

Salah satu arsitektur klasik Islam di Turki. Photo via planetware.com


Di Istanbul yang merupakan salah satu kota paling terkenal di Turki, dulunya merupakan pusat kerajaan Turki Usmani. Sebuah kerajaan Islam terbesar sepanjang sejarah. Pasti sangat luar biasa belajar sejarah langsung di pusatnya.

Negara 1000 mesjid
Selain karena sejarahnya, keistimewaan Turki sabagai destinasi wisata muslim selanjutnya adalah keindahan mesjid-mesjidnya. Mesjid-mesjid di Turki memang terkenal dengan seni arsitekturnya yang unik dan menarik.

Blue Mosque. Photo via secondglobe.com


Di samping itu, beberapa mesjid di Turki sebelumnya merupakan gereja sebelum kejayaan Islam. Karena itulah desain bangunannya merupakan campuran arsitektur barat dan timur tengah. Tidak heran jika di berbagai mesjid kita melihat ada unsur-unsur gereja yang masih tersisa. Mesjid-mesjid paling terkenal di Turki diantaranya adalah Blue Mosque, Sokullu Mehmet Paşa Mosque, Bayezid II Mosque dan Ortaköy Mosque. Kamu mungkin akan dibuat takjub dengan arsitektur mesjid yang ada.

Peninggalan sejarah
Wisata sejarah tak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi tempat-tempat peninggalan sejarah yang merupakan saksi bisu kejadian masa lalu. Di Turki banyak tempat-tempat peninggalan sejarah  yang bisa kita kunjungi. Salah satu peninggalan sejarah yang paling terkenal dan wajib dikunjungi di Turki adalah Hagia Sophia. Jika menara Eifel adalah ikonnya kota Paris, maka Hagia Sophia adalah ikonnya  kota Istambul.

Museum Hagia Sophia pada awalnya adalah sebuah gereja. Setelah Bizantium hancur dan digantikan oleh kekuasaa Turki Usmani, gereja tersebut di modifikasi dan  dialih fungsikan menjadi mesjid. Saat ini Hagia Sophia dijadikan museum. Di sana kita bisa  melihat kaligrafi Islam berdampingan dengan lukisan-lukisan Kristen.

Topkapi Palace.Photo via instanbultouristpass.com


Selain Hagia Sophia, tempat bersejarah yang bisa kita kunjungi selanjutnya adalah Topkapi Palace. Istana ini berlokasi tidak jauh dari Sultan Ahmet Square. Dibangun pada tahun 1478, Topkapi Palace merupakan tempat kediaman sultan pada dinasti Ottoman. Di sini kamu bisa mempelajari sejarah peninggalan kekuasaan Islam yang ada di Turki. Selain itu kita juga bisa melihat peninggalan-peninggalan Rasulullah, tongkat nabi Musa, Pedang Nabi Daud serta peningggalan Islam lainnya. Nah, menarik bukan?

Makanan halal
Ketika berwisata ke luar negeri, urusan makanan seringkali menjadi hal yang membuat kita ribet, apalagi di negara-negara Eropa yang mayoritas agamannya Kristen. Sebagai umat Islam yang mempunyai batasan-batasan terhadap makanan yang halal dimakan, kita akan kesulitan menemukan makanan yang “dijamin” halal. Nah, kalau di Turki yang mayoritas penduduknya Islam, masalah makanan tidak perlu lagi menjadi hal yang dikhawatirkan karena di Turki hampir semua makanannya halal.

Travelling harusnya tidak sekedar datang dan berkunjung ke suatu daerah lalu mengambil foto sebanyak-banyaknya. Hobi berwisata akan lebih baik jika ada manfaatnya. Berwisata seharusnya bisa menambah wawasan kita terhadap negara-negara lain, baik itu budaya, maupun sejarahnya.

Bagi kita yang beragama muslim, betapa baiknya jika kegiatan wisata juga bermanfaat untuk mempertebal keimanan serta rasa syukur epada Sang Pencipta. Nah, bagaimana? siap mau liburan ke Turki? Selamat travelling ya Sob :-) []

Penulis : "1" Ichie

Rabu, 09 September 2015

Yuk Mengambil Hikmah dan Belajar dari Bocah-Bocah Hafal Al-Qur’an 30 Juz Berikut Ini

HIJABERSWORLD.COM---Apakah Sobat masih ingat Musa? Bocah ajaib yang mampu mengundang decak kagum dan tangis haru siapa yang menyaksikannya. Seorang anak yang tidak hanya mampu membuat bangga orang tuanya tetapi juga membuat bangga seluruh Indonesia dengan prestasi mulianya.

Musa, salah satu hafidz cilik asal Bangka. Photo : Fedrik Tarigan/ Jawa Pos


Musa adalah salah satu hafidz cilik Indonesia. Kehadirannya di salah satu  acara religi Hafidz Indonesia yang ditayangkan di RCTI tahun 2014 lalu telah menggetarkan hati  banyak  orang. Di usianya yang baru 5 tahun tapi Musa sudah hafal 30 juz Al-Quran. Subhanallah. Orang dewasa saja juz 30 mungkin masih banyak yang belum hafal, tapi bocah kecil itu hafal semua juz di dalam Al-Quran.

Bagaimana hati tidak tergetar, bagaimana kita tidak merasa malu, bagaimana kita tidak akan merasa kurang dengan Musa yang masih kecil sudah mampu menjaga firman Allah. Tidak jarang para juri dan penonton pada acara Hafidz Indonesia sampai menangis terharu menyaksikan “keajaiban” dari anak petani yang berasal dari Bangka tersebut.

Selain Musa, masih ada beberapa anak-anak ajaib lagi yang hafal 30 juz Al-quran. Siapa sajakah mereka? Dirangkum dari berbagai sumber, ini bocah-bocah yang luar biasa yang wajib menjadi renungan untuk meningkatkan ibadah kita  :

Husein Tabataba'i , The Doctor
Husein adalah salah satu hafidz cilik yang paling terkenal di dunia. Husein berasal dari Teheran, Iran. Dengan bimbingan ayahnya, Husein sudah mulai belajar AL-Quran saat berusia 2 tahun dan  hafal 30 juz AL-Quran saat usianya baru 5 tahun.

Husein tidak hanya menghafal isi Al-Quran tetapi mampu menterjemahkan semua ayat-ayatnya, memahami makna-maknanya bahkan bisa menggunakan ayat-ayat tersebut di dalam percakapan sehari-hari. Husein seolah-seolah Al-Quran yang berjalan. Subhanallah.

Tidak hanya itu, kecintaannya pada Al-Quran membuatnya juga mengenal Al-Quran secara mendalam. Sampai-sampai Husein mengetahui seluruh ayat, surat dan letaknya (halaman) di dalam Al-Quran. Husein seolah-seolah Al-Quran yang berjalan.

Subhanallah. Sungguh besar nikmat yang Allah berikan kepada kedua orang tua Husein atas kecintaan anaknya tersebut terhadap Al-Quran. Husein bahkan bisa mengetahui ayat yang dijelaskan oleh ayahnya dengan bahasa isyarat.

Karena prestasinya yang “ajaib” dan mengagumkan ini, pada usianya yang ke 7 tahun Hijaz College Islamic University, Inggris menghadiahkan Gelar Doctor Honoris Clausa kepada Husein dalam bidang Science of The Retention of The Holy Quran.

Muaz, Bocah Tunanetra Yang Hanya Mengharapkan Rahmat Allah 
Bagaimana perasaan Sobat apabila melihat anak mulia yang satu ini? Sobat, kita punya organ tubuh yang lengkap. Kita punya kaki untuk bisa berjalan. Kita punya telinga untuk bisa mendengar dan kita punya mata untuk bisa melihat. Allah memfasilitasi kita dengan anggota yang tubuh  sempurna sehingga kita bisa belajar. Namun, sebagian besar dari kita mungkin belum mengoptimalkan itu semua.

Adalah seorang anak bernama Muaz. Bisa dibilang Muaz adalah keajaiban yang ditunjukkan Allah di Mesir. Dia punya keterbatasan yang bagi semua orang dianggap hambatan untuk belajar. Ya, Muaz dilahirkan tidak beruntung. Muaz tidak bisa melihat. Hal ini tentu akan menjadi salah satu hambatan bagi kita untuk belajar. Namun Muaz sangatlah berbeda. Di dalam keterbatasannya Muaz mampu mencengangkan dunia karena di usianya yang masih 11 tahun Muaz telah hafal 30 Juz Al-Quran. Subhanallah.

Dalam sebuah talkshow di televisi Muaz pernah mengucapkan sepotong kalimat yang membuat semua semua kru TV dan penonton menangis haru. Inti dari kalimat yang diucapkan Muaz adalah bahwa dia tidak pernah mengeluh dan protes terhadap keterbatasan yang dimilikinya.

Muaz tidak pernah iri dengan teman-temannya yang bisa melihat. Muaz tidak pernah  meminta Allah memperbaiki penglihatannya. Muaz hanya minta Allah selalu memberikan rahmatNya. Subhanallah, sesungguhnya Allah telah dan akan selalu merahmatimu Muaz sebab engkau menjaga ayat-ayatNya bahkan saat usiamu masih sangat belia.

Muhammad Gozy Basayev, Penghafal Cilik Usia 8 Tahun Dari Makassar
Satu lagi anak kecil penghafal Al-quran yan berasal dar Indonesia. Namanya Muhammad Gozy Basayev. Gozy berasal dai Makassar dan mampu menghafal seluruh isi Al-Quran di usianya yang baru 8 tahun.

Jika dilihat dari latar belakang keluarganya, Gozy hanyalah anak dari keluarga yang biasa-biasa saja. Gozy bukanlah anak dari keluarga yang terlalu religius. Ayahnya seorang karyawan sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tanngga. Banyak yang mengira bahwa Gozy dibesarkan oleh keluarga yang sangat Islami karena kemampuan menghafal Al-Qurannya. Hal itu tidak lah benar, kemampuan baca Al-Quran orang tua Gozy malah biasa-biasa saja.

Sebenarnya kemampuan luar biasa Gozy dalam menghafal Al-Qur’an pertama kali ditemukan bukan oleh kedua orangtuanya tetapi oleh guru privatenya. Dra.Almira W yang biasa di panggil oleh Gozy sebagai Kak Mira. Nah sejak itulah, Gozy mulai fokus untuk menghafal Al-Quran dan luar biasanya Gozy bisa menghafal Al-Quran hanya dalam waktu 2 tahun sejak dia belajar dari umur 6 tahun dan mampu menghafalnya saat berusia 8 tahun.

Sharifuddin Khalifa, Meng-Islamkan 1.000 orang
Pernahkan Sobat membayangkan seorang anak yang beragama Katolik mampu menghafal Al-Quran. Bukan beberapa ayat, surat , atau beberapa jus saja tapi hafal 30 juz Al-Quran. Tahukan sobat pada usia berapa anak tersebut mampu menghafal Al-Quran? Pada usia 1,5 tahun. Benar-benar sebuah keajaiban. Anak ajaib tersebut bernama Sharifuddin Khalifa. Dia berasal dari Tanzania, Afrika Timur dan beragama Katolik.


                                            Sharifuddin Khalifa. Photo via arrahmah.com


Kita pasti bertanya-tanya bagaimana seorang anak Katolik bisa menghafal Al-Quran? Ternyata tidak ada yang mengajarkan Khalifa menghafal Al-Quran. Orang tua Khalifa bahkan mengira anaknya kesurupan saat membaca ayat-ayat Al-Quran.

Namun tetangga Khalifa yang muslim memahaminya. Orang tua Khalifa tidak lantas marah atas semua itu, sebaliknya Allah memberikan hidayahnya melalui keajaiban yang ditunjukkan oleh Khalifa. Khalifa adalah tanda kebesaran Sang Pencipta. Orang tua Khalifa pun memutuskan masuk Islam.

Keajaiban Khalifa tidak hanya sampai di situ, Khalifa juga bisa menguasai beberapa bahasa tanpa belajar.  Tahukah Sobat, pada usia 4 hingga 5 tahun Khalifa sudah berkeliling Afrika dan Eropa untuk menyampaikan dakwah Islam dan  mampu menggetarkan hati 1.000 orang untuk masuk Islam setelah mendengar ceramahnya. Kisah ini secara lengkap ditulis oleh Mujahidin Nur dalam buku "Mukjizat dari Afrika, Bocah yang Mengislamkan Ribuan Orang".

Farih Abdurrahman, Bocah Mukjizat
Fatih Abdurrahman adalah “mukjizat” dari Aljazair. Fatih adalah kebanggaannya Al-Jazair karena dia mampu menghafal Al-Quran saat usianya baru 3 tahun. Meskipun masih cadel, Fatih bisa melantunkan ayat Al-Qurran dengan tajwid yang tepat. Benar-benar sebuah anugerah yang luar biasa.

Kemampuan Fatih dalam menghafal Al-Quran disadari orang tuanya saat Fatih berumur dua tahun. “Mukjizat” yang Allah berikan ini tidak terlepas dari pengaruh orangtua Fatih terutama sang ibu yang telah memperkenalkan Al-Quran pada saat Fatih masih dalam kandungan.  Ibunda Fatih selalu memperdengarkan lantunan ayat-ayat suci di perutnya. Begitu pun ketika telah lahir, Fatih selalu diperdengarkan dan dipertontonkan lantunan ayat-ayat suci. Alhasil, pada usia 3 tahun, bocah ajaib ini sudah hafal Al-quran 30 juz.

Tabarak Labudi, Usia 4,5 Tahun Telah Hafal Al Qur’an 
Tabarak adalah penghafal Al-Quran yang berasal dari Saudi Arabia. Tabarak mulai belajar Al-Quran saat berusia 2 tahun dan mampu menghafalnya saat berusia 4,5 tahun. Orang tua Tabarak menyadari kemampuan menghafalnya saat Tabarak bisa menghafalkan dan menyanyikan sebuah lagu yang baru didengarnya sekali 6 bulan sebelumnya.

Menurut orang tuanya, Tabarak sangat berhasrat untuk menghafal Al-quran sampai-sampai Tabarak tidak pernah menonton acara anak-anak lain seperti kartun. Karena prestasi mengagumkan anak ini, Pangeran Mishal bin Majed, Gubernur Jeddah  menganugerahi  Tabarak penghargaan setelah ia memenangi kompetisi penghafal Al-Quran termuda di dunia.

***
Nah Sobat, itulah anak-anak kecil yang memilih “hobi” yang luar biasa. Ketika anak-anak lain sibuk  dengan permainan-permainan ala bocah mereka, anak-anak luar biasa ini malah sibuk dengan hafalan mereka.

Mereka adalah anak-anak yang dipilih Allah untuk menjaga firmanNya. Namun, bukan masalah “terpilih” saja. Mereka bisa karena mereka berniat mulia. Mereka bisa karena mereka berusaha, dan mereka mampu karena mereka istiqamah. Bagaimana dengan kita? Mari berjuang bersama meningkatkan bacaan dan hafalan Al-Qur'an.

Semoga kisah-kisah anak-anak luar biasa tersebut mampu menjadi teladan yang mengetuk hati nurani kita untuk lebih mencintai Al-Quran. Tidak hanya buat generasi muda terlebih untuk yang sudah lanjut usia. []

Penulis : Yefra Desfita Ningsih

Minggu, 23 Agustus 2015

Khadijah, Sosok Isteri Teladan Inspirasi Wanita Muslimah

HIJABERSWORLD.COM---Jika ada yang bertanya siapakah wanita yang paling berjasa dalam dakwah Islam, Khadijahlah salah satu jawabannya. Tidak ada yang tidak kenal dengan wanita yang luar biasa ini. Khadijah adalah sebaik-baik teladan bagi seluruh muslimah di dunia. Contoh yang paling baik bagi para istri pastinya.

Muslimah dari Arab Saudi. Photo : cbsnews2.com


Ummul Mukminin
Khadijah merupakan istri yang paling dicintai Rasulullah. Dalam Islam pun kedudukannya adalah yang tertinggi. Saking mulianya posisi Khadijah di dalam Islam, beliau bahkan digelari Ummul Mukminin yang artinya ibunya orang-orang beriman. Subhanallah.

Gelar yang beliau dapat bukan semata karena Khadijah adalah istri Rasulullah, melainkan peran pentingnya dalam membantu Rasulullah dalam menjalankan dakwah Islam. Dalam sebuah hadistnya Rasulullah menunjukkan bagaimana pengorbanan dan kesetiaan Khadijah terhadapnya dan juga terhadap agama Islam.

Rasulullah SAW bersabda : "Khadijah beriman kepadaku ketika orang- orang mengingkari. Dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan. Dan dia memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa. Allah mengaruniai aku anak darinya dan mengharamkan bagiku anak dari selain dia." (HR. Imam Ahmad dalam "Musnad"-nya, 6/118)

Kesetiaan Tak Tertandingi
Kita semua tahu, perjuangan menegakkan agama Islam pada zaman Rasulullah bukanlah hal yang mudah. Bukannya diterima dengan baik, Rasulullah malah mendapat hinaan, cemoohan dan hujatan. Berbagai anggapan dilontarkan kepada Rasululluah  seperti penyihir, pendusta bahkan orang gila. Namun hal itu tidak membuat Khadijah gentar.

Sebagai wujud kesetiaanya, Khadijah menyatakan beriman dan percaya kepada Rasulullah. Khadijah tidak peduli dengan hujatan dan cemoohan padanya. Sungguh berat memang jika kita yang berada pada posisi Khadijah pada waktu itu. Bagi Khadijah yang terpenting adalah kesetiaan kepada suami  bahkan jika ia harus berkorban nyawa sekalipun.  Khadijah selalu mendampingi dakwah Rasulullah dalam suka maupun duka. Mereka menghadapi cemoohan bahkan ancaman bersama-sama.

Sang Peneguh Hati
Berimannya Khadijah adalah wujud dukungan beliau terhadap dakwah yang sedang dilakukan Rasulullah.  Khadijah selalu jadi peneguh bila Rasulullah diliputi rasa gundah karena tekanan masyarakat Arab. Rasulullah tidak pernah mendapatkan darinya sesuatu yang menyedihkan, baik berupa penolakan, pendustaan, ejekan atau penghindaran darinya. Khadijah tidak pernah mengeluh pada Rasulullah. Akan tetapi, Khadijah melapangkan dadanya, melenyapkan kesedihan, mendinginkan hati dan meringankan urusannya.

Saat Rasulullah sempat ditekan oleh para kafir Quraisy, dengan lembut dan bijaksanya Khadijah berusaha menenangkan hati dan fikiran Rasulullah :

"Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selamanya. Sungguh, engkau adalah orang yang senantiasa menyambung tali silaturahmi, memikul beban orang lain, menghormati tamu, membantu orang yang kesusahan, dan membela orang-orang yang berdiri di atas kebenaran,” tuturnya meyakinkan hingga tenanglah hati Rasulullah mendengarnya.

Donatur Dakwah Islam
Selain moral, Khadijah juga mendukung secara finansial. Bahkan dukungan finansial tersebut beliau berikan sebelum Rasulullah menjadi utusan Allah Swt. Saat-saat Rasulullah ber-tahannuts di Goa Hira, Khadijahlah yang mengurus perbekalannya. Saat dakwah Islam mulai dilakukan secara sembunyi maupun terang-terangan, Khadijah banyak mengorbankan hartanya demi menegakkan agama Allah.

***
Begitulah, Khadijah menyadarkan kita bahwa kesetiaan bukan hanya sekedar kata-kata. Bukan pula sekedar tetap berdiri mendampingi atau janji untuk tidak berpindah ke lain hati. Bagi sosok Ummul Mukminin kesetiaan adalah kepercayaan meski seluruh dunia tidak percaya. Kesetiaan adalah pengorbanan, tak terkecuali pengorbanan harta. Bukan hanya untuk keutuhan rumah tangganya dengan Rasulullah tapi tegaknya agama Allah []

Penulis : Yefra Desfita Ningsih

Selasa, 18 Agustus 2015

Teladan : Kasih Ali dan Fatimah, Kisah Cinta Suci Sepanjang Masa

HIJABERSWORLD.COM----Kisah cinta manakah yang paling romantis? Sebagian orang mungkin akan menjawab Romeo dan Juliet yang berakhir tragis. Kicah cinta Romeo dan Juliet memang sudah menjadi icon cinta paling romantis di dunia. Ada juga yang menyukai kisah cinta Laila Majnun yang melegenda  khususnya di negara Timur Tengah. Di Indonesia kita juga punya kisah cinta Habibie Ainun yang juga mampu mengundang rasa haru di hati masyarakat.

Pasangan muslim.Photo : productivemuslim.com


Tapi tahukan Sobat dalam Islam ada suatu kisah cinta suci yang sangat menyentuh. Kisah  yang mengalahkan seluruh kisah cinta di dunia. Sebuah kisah cinta suci mengharukan yang  mampu mengingatkan kita bagaimana menjaga suatu perasaan indah bernama cinta yang diberikan Allah. Menyadarkan kita bahwa sebelum menikah di dunia, Allah "sudah menikahkan kita di langit". Kisah itu adalah kisah cinta Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra.

Seperti yang sudah sama-sama kita ketahui, Ali bin Abi Thalib adalah keponakan Rasulullah yang juga merupakan salah satu Khalifah Ar-Rasyidin sedangkan Fatimah Az-Zahra adalah putri Rasulullah. Sebagai seorang putri Rasulullah yang terhormat, Fatimah menjadi seorang wanita yang sangat diidamkan sebagai seorang istri. Hal itu jugalah yang dirasakan oleh Ali.

Namun, Ali tak punya keberanian untuk mengungkapkan perasaannya apalagi melamar Fatimah kepada Rasulullah. Hal itu disebabkan karena Ali merasa tidak mempunyai apa-apa sehingga tidak akan mampu membahagiakan Fatimah. Ali bertekad  bekerja dan memahami agama lebih baik agar pantas menjadi seorang menantu Rasulullah.

Ketika Ali sedang berusaha memantaskan diri, Fatimah dilamar oleh seorang pria yang tak lain adalah Abu Bakar Shiddiq yang juga merupakan sahabat paling dekat Rasullullah. Hal ini sempat menyurutkan semangat Ali. Di bandingkan Abu Bakar yang merupakan sahabat Rasulullah yang paling dekat, Ali merasa dia bukan siapa-siapa baik dalam segi agama maupun harta. Abu Bakar tertunya akan bisa membahagiakan Fatimah.

Ali iklhas jika itu demi kabahagiaan wanita yang dicintainya. Tapi ternyata lamaran Abu Bakar ditolak. Hal itu membuat Ali kembali bersemangat, dia semakin giat untuk bisa memantaskan dirinya. Tapi sekali lagi Fatimah dilamar seorang yang dekat dengan  Rasulullah yang tak lain adalah Umar bin Khattbab. Seperti halnya Abu Bakar, Umar juga punya peluang untuk diterima karena harta, ilmu dan kedekatannya dengan Rasulullah.

Maka Ali pun hanya bisa bertawakal kepada Allah. Kali ini, Ali harus benar-benar ikhlas dan tegar jika memang Umar lah yang menjadi jodoh Fatimah. Ali mengutamakan kebahagiaan Fatimah. Tapi ternyata Allah berkehendak lain. Lamaran Umar bin Khattab ternyata juga ditolak Rasulullah.

Sungguh rencana Allah memang yang paling indah. Suatu hari saat Ali menemui Rasulullah, Rasulullah malah meminta Ali untuk menikahi putrinya. Rasulullah sudah lama tahu bahwa Ali memendam rasa cinta kepada putrinya. Ali sangat bahagia dan bersyukur. Ia pun langsung melamar Fatimah melalui Rasul. Akan tetapi, Ali malu kepada Rasul karena ia tak memiliki sesuatu untuk dijadikan mahar. Apalagi ia selama ini dihidupi oleh Rasul sejak kecil.

Namun, sungguh mulia akhlak Rasul. Beliau tidak membebankan Ali. Rasul berkata bahwa nikahilah Fatimah walaupun hanya bermahar cincin besi. Akhirnya, Ali menggadaikan baju perangnya untuk melamar Fatimah. Ali pun menikah dengan Fatimah, perempuan yang telah lama ia cinta.

Setelah menikah, Fatimah mengungkapkan suatu rahasia yang menambah bahagia hati Ali. Fatimah ternyata juga sudah lama memendam cintanya kepada Ali. Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari setelah keduanya menikah, Fatimah berkata kepada Ali :

"Maafkan aku, karena sebelum menikah denganmu, aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta kepada seorang pemuda dan aku ingin menikah dengannya."

Ali pun bertanya siapa dia dan mengapa Fatimah tak mau menikah dengan laki-laki itu. Apakah Fatimah menyesal telah menikah dengan dirinya. Sambil tersenyum Fatimah Az-Zahra menjawab, "pemuda itu adalah dirimu."

Pasangan muslim. Photo : onislam.net


Subhanallah. Begitu banyak yang terharu bahkan sampai meneteskan air mata setelah membaca kisah cinta Fatimah dan Ali. Dari kisah cinta Ali dan Fatimah tersebut banyak sekali pelajaran yang bisa kita dapatkan :

Mencintai Dalam Diam
Fatimah dan Ali sudah saling mencintai sejak lama. Namun mereka memendam karena belum halal satu sama lain. Mereka saling mencintai sejak lama tapi tidak seorang pun yang tahu. Mereka juga tak pernah mengutarakannya satu sama lain seperti anak-anak muda sekarang yang mudah sekali mengumbar perasaan. Bahkan ada yang dengan bangganya membiarkan dunia tahu dengan media sosial siapa orang yang dia cintai padahal belum halal.

Ali dan Fatimah saling mencintai dalam diam dan berharap Allah akan menyatukan mereka. Mereka menjaga perasaannya dan hanya Allah yang tahu. Bagi mereka berdua diam adalah satu bukti cinta pada seseorang.

Diam memuliakan kesucian diri dan hati. Biarlah cinta dalam diam menjadi hal indah yang bersemayam di sudut hati dan menjadi rahasia antara hati sendiri dan Allah Sang Maha Penguasa Hati. Allah Maha tahu para hamba yang menjaga hatinya dan memberikan yang terbaik bagi mereka yang menjaga hati. Sedangkan jika kamu mengumbar, akan banyak fitnah, zina hati bahkan cemooh yang didapatkan.

Belajar Memantaskan Diri
Banyak orang yang menetapkan kriteria tertentu sebagai pasangan hidupnya. Di antaranya sholeh, berilmu, baik dan bahkan kaya. Boleh-boleh saja memasang kriteria  tapi tetaplah ingat siapa diri kita. Ali bin Abi thalib saja yang sudah merupakan orang yang disayang Rasululullah tetap belajar memantaskan dirinya agar bisa bersanding dengan putri Rasulullah  yang sempurna di matanya.

Pelajaran bagi kita adalah jika menginginkan jodoh yang baik, maka kita harus menjadi baik terlebih dahulu. Tidak perlu ucapan-ucapan gombal dan rayuan untuk mendapatkan hati seseorang. Berusahalah memperbaiki  dan memantaskan diri dahulu agar kita pantas mendapatkan jodoh yang kita inginkan. Bukankah Allah telah berjanji orang yang baik hanyalah untuk orang yang baik pula.

Begitulah kisah cinta suci dalam Islam dan pelajaran yang bisa kita dapatkan darinya. Perasaan datangnya dari Allah. Dititipkan dalam hati kita dan kita harus menjaganya sampai pada waktu yang diperbolehkan untuk mengutarakannya.

Tak perlu diumbar. Karena Allah tahu kemana hati seharusnya bermuara. Semoga kita bisa mengambil hikmah tentang kisah Fatimah dan Ali. Nah sekarang, kisah cinta mana yang Sobat sukai? Masih Romeo dan Juliet?[]


Penulis : Yefra Desfita Ningsih